On Bouncing Back

Perkenalkan, Hugh Herr. Di usianya yang ke-17, dia menjadi salah satu pendaki gunung terbaik di AS. Pada 1982, dia hilang 3 hari di New Hampshire dan berhasil diselamatkan, namun kehilangan kedua kakinya karena radang dingin.

Sekarang masuk ke bagian hebatnya.

Setelah mendapatkan kaki buatan, dia memodifikasi kaki buatannya untuk dipakai mendaki gunung lagi, dan bahkan mendaki lebih tinggi dari sebelumnya. Dia menjadi pendaki elite pertama yang masih meneruskan mendaki setelah amputasi besar.

Bukan cuma itu, dia kemudian mengambil master teknik-mesin di MIT dan doktor biofisika di Harvard. Tidak puas dengan teknologi kaki buatan saat ini yang membatasi ekspresi gerak penggunanya, Hugh kemudian mengembangkan kaki buatan berteknologi canggih — model pertama yang bisa mengemulasikan gerakan manusia secara lanjut.

Shit happens and it does matter.
But your response to shits matters even more.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s