Definisi Minimum

Kemarin malam, di grup Wikipedia Indonesia, ada sebuah topik seru yang dibawakan.

Wikipedia menggolongkan Ahmadiyyah sebagai salah satu mahzab Islam. Ada yang mengajukan ketidaksetujuan terhadap penggolongan itu dan ingin Ahmadiyyah dikeluarkan dari lema “mahzab-mahzab Islam”. Apa seharusnya tanggapan seorang editor Wikipedia?

Sebagai seorang, cieee, editor veteran Wikipedia yang sudah menerjemahkan dan menyunting lebih dari 200 artikel di masa SMA dulu, saya paham bagaimana perasaan rekan ini terhadap Ahmadiyyah yang notabene adalah mahzab (= denominasi) minoritas. Ya, untuk info, dalam Kristen sendiri juga ada banyak denominasi yang, bahkan, jumlahnya jauh lebih tinggi ketimbang jumlah denominasi Islam.

Jadi apa komentar saya?

definisi minimum

Netral. Ya, dari pengalaman menyunting Wikipedialah saya belajar untuk belajar menggunakan nada yang netral saat memberi komentar. Saya menanggalkan semua asumsi dan keyakinan pribadi. Saya juga berada pada posisi terbuka dan menyatakan bahwa saya mungkin salah, seperti yang dijelaskan oleh Wrongologist profesional, Kathryn Schulz.

Dan, sungguh, mendapatkan banyak Like itu memberikan asupan ego dan menambah kepercayaan diri. Semoga saya bukan jadi orang yang kecanduan pengakuan ya. :))


postscript

Hai, White-Blue Sky! Lama tidak mengisimu. Ya, selama beberapa minggu ini ada beberapa topik yang menyita pikiran. Termasuk Seminar Lingkungan Hidup dan masa-masa pijat (“refleksi”, red) yang menguras waktu. Juga tugas-tugas yang tertunda. Juga tentang kedekatanku dengan Agastia, yang baru hari ini diperjelas. Awalnya kukira memikirkan tentang tugas-tugasku yang belum selesai akan membuatku makin tertekan. Namun, terima kasih pada buku Getting Things Done, aku diingatkan lagi bahwa:

Pikiran manusia ada untuk menciptakan sesuatu, mengolah pemikiran, menganalisis dan membentuk kesimpulan — bukan untuk menyimpan data dan fakta.

Intinya, jangan menyimpan “daftar tugas” di dalam pikiran. Tuliskan hal-hal yang harus kamu kerjakan di tempat yang kamu cek tiap hari. Dengan begitu, pikiranmu akan kosong dan kamu akan terhindar dari kesenewenan!😀

Sebenarnya selama bulan-bulan ini aku juga nulis, cuma berantakan dan tidak dipublikasikan, cuma disimpen aja di Evernote. Setelah ini, aku akan nyunting dan mindahin mereka semua ke WBS. Minimal anakku nanti bisa tahu sekompleks apa pemikiran bapaknya. :)) Nak, kehidupan orang tuamu lebih menarik dari yang kau kira lho.

Juga, terima kasih untuk semua yang mengucapkan selamat ulang tahun. Saya sih kecewa kalian masih menyanyikan lagu yang liriknya “Tiup lilinnya, tiup lilinnya…”. Harusnya ‘kan yang ditiup itu apinya.

One thought on “Definisi Minimum”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s