Kenapa Soul of Campus Dicipta

Setelah menelisik hasil dua tahun kepengurusan Soul of Campus sebelumnya, aku merasa ada unsur yang hilang dari majalah itu: kepribadian. Para manajer dan reporter sebelumnya memperlakukan majalah itu seperti blog biasa, tanpa memberi nyawa ke dalam karya mereka.

Terlepas dari desain halaman majalah yang, ehem… kurang membantu, kontennya pun seperti, ehem… kurang direncanakan dengan baik. Mengisi majalah berbeda dengan mengisi blog. Dalam mengisi blog, kamu bisa “menulis apapun yang kamu tahu”, sedangkan dalam mengisi majalah kamu “menulis hal-hal yang yang telah kamu pelajari dan yakini bisa bermanfaat bagi pembaca”.

Majalah harus berorientasi pada pembaca. Menulis konten majalah mirip seperti merancang gedung; kamu tidak melakukannya sebagai aktualisasi diri sendiri, tetapi sebagai pemenuh kebutuhan pembaca. Lalu, agar semua konten dalam majalah dapat bersatu, perlu ada sebuah penghubung, pedoman, petunjuk bagi seluruh penulis dalam membuat tulisan. Mari sebut itu tujuan hidup majalah.

Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang kuujikan sendiri ke diriku:

  1.     Kita sedang di bisnis apa?
  2.     Apa misi kita? Apa tiga tujuan utama kita?
  3.     Deskripsikan bentuk produk kita.
  4.     Apa keuntungan persaingan? Kenapa pembaca memilih produk kita? Apa yang kita lakukan lebih baik ketimbang pesaing lain?
  5.     Tempatkan produk kita di masa depan. Kalau kita bisa menjadi apapun dan melakukan apapun, apa itu?

Selama 5 jam akumulasi di dalam busway, sebuah ruang meditasi dihias oleh keringat preman dan dipoles oleh pengharum ruangan, aku menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan merenungkan tujuan hidup dari majalah kampus ini.

Daan, rumusan yang terbentuk adalah

Soul of Campus hadir sebagai medium pemersatu seluruh masyarakat kampus ITB melalui berita, karya, dan sastra. Seluruh isi, dasar estetika, dan nada penyampaian yang digunakan oleh Soul of Campus harus mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Institut Teknologi Bandung.

Dengan pemikiran inilah, sistem jati diri Soul of Campus akan mulai dibuat ulang. Selanjutnya, logo?

2 thoughts on “Kenapa Soul of Campus Dicipta”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s