Susahnya Menerjemahkan Bahasa

Bahasa Inggris tidak bisa diterjemahkan kata per kata. Dengan kosakata yang sama, sebuah kalimat dalam bahasa Inggris bisa berarti hal yang beda jika struktur yang digunakan berbeda.

Apa terjemahan Indonesia untuk “I believe I can fly”? Orang yang hanya mengandalkan kamus Inggris-Indonesia tanpa punya kemahiran tata bahasa akan jawab “Aku percaya aku kaleng lalat”.

Ugh…

Contoh di awal tadi baru contoh dalam penggunaan kosakata makro. Bagaimana jika kita harus menggunakan kosakata mikro– a, an, and, as, at, by, for, from, if, in, into, on, or, of, the, to, with? Bahkan orang yang nilai TOEFL-nya 600 poin pun kadang masih kesulitan membedakan penggunaan in, on, dan at.
Penerjemahan dari English ke bahasa Indonesia tidak kalah susah.

Selain tata bahasa, rasa bahasa perlu juga dipertimbangkan. Gundala Putra Petir bukan seorang pembela kebetulan, ‘kan? Perhatikan juga penggunaan bekas kepala sekolah, mobil mantan, dan bekas mantan. Tidak selamanya sinonim bisa saling menggantikan. Di Indonesia, ada faktor budaya lokal dan kebiasaan yang menggeser makna sebuah kata dari definisi aslinya dalam kamus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s