The Lost Status

ARION
Alas, we all don’t talk much in real life. When Abram and I use parables, terms, and study cases to explain our mind, people not belonging to our group does not simply get what we are talking about; thus, we have to redefine all terms we use, very carefully, to avoid misunderstandings.

Bahasa Indonesia is a low-density language. Rigid grammar, limited number of dictions, and low amount of information per syllable makes our discussion seems long-winded. I would propose to proceed this discussion in English, since it cuts up to 40% paragraph length.

Still, we should use verbal mean more often. Shall we arrange a meet up, I’d love to treat us all coffee. d:)b

FRANS
Ah, ya.😀 Pasti, Bang. Keluhan itu hal yang bagus untuk membangun organisasi. Justru, kalau tidak ada keluhan, organisasi tidak akan bisa mawas diri.

Sayangnya, itu cuma terjadi pada organisasi ideal dan pengkritik ideal. Tidak banyak organisasi yang menerima kritikan lalu benar-benar menganalisisnya dan mencari solusinya. Lalu, tidak banyak pengkritik yang mau menyelami keadaan lapangan yang sesungguhnya.

Maksudku, kritik mereka, sudah tidak berbobot, tidak cerdas, tidak disertai saran yang solutif pula; karena itulah kritik itu tidak dianggap serius oleh si terkritik. Terus, ada orang yang mau pake meme buat ngritik…eeh gak tau caranya pake meme. Mendingan jangan ngritik. -_-

Aku kagum dengan cara kritik dosen Apsas-ku, Pak AIS. Nyaman dibaca, beralur sastra.

Tidak bermaksud menghina—jika tiap hari para tukang becak mengeluhkan kebijakan pemerintah tentang pengelolaan migas bersama dengan teman-teman warung mereka, apakah keluhan mereka itu akan membawa perubahan untuk kebijakan pemerintah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s