One Piece 552

Wah, gak disangka, malam ini One Piece 552 udah keluar. Makasih berat ama OneManga.

Review untuk One Piece 551 ada di sini.
Kalo untuk One Piece 553 di sini.

One Piece 552 : Ace dan Whitebeard

Side Story : “Aku bukan makanan, brengsek!” teriak Chopper ama orang-orang primitif yang mau makan dia. Btw, mereka tuh orang-orang darimana ya? Ada yang ingat gak, dulu waktu Chopper digampar ma Kuma, dia nyasar di mana? Tolong komen yah.

Main Story:
“Kita telah melewati Gerbang Keadilan. Aku penasaran sekali, apakah ayah kalian akan datang,” kata Ivankov.
“Ayah kami?” tanya Luffy.
“Hmm… Tidak mungkin Dragon akan diam saja saat anaknya dieksekusi…” Ivankov bertanya sendiri dalam hati.

Belum sempat Ivakov bertanya ama Luffy, Luffy udah jawab duluan.
“Ooh, ayahku beda dengan Ace. Ayah Ace itu Gol D. Roger. Ayah Ace orang yang sangat hebat, tapi Ace sendiri belum pernah bertemu dengannya. Jadi Ace akan marah kalau aku cerita ke orang lain tentang ini.”

APAAAAAAAA???!!!
Semua orang di kapal teriak…

“Oh iya… Ini rahasia lho…” lanjut Luffy.

HHAAAAAAAAAAAHHHHHH???!!!

Balik ke Marinford, di mana para marinir sudah menyambut Whitebeard dan para sekutunya. Tidak jauh dari daratan, sekumpulan kapal perang milik bajak laut sudah siap menyerbu Marinford. SS Moby Dick memimpin di depan. Di kapalnya, Whitebeard tersenyum sinis kepada para marinir.

Krrrkk… Udara di sekeliling tubuh Whitebeard bergemertak dengan kencang. Pecah…

Para anak buah Whitebeard terdiam, menyaksikan pemimpin mereka mulai mengeluarkan kekuatan Buah Setan yang dimakannya. Mereka menunggu apa yang akan terjadi di sini, di markas Angkatan Laut Marinford.

Krrrrrkkk… Pecahan udara di sekeliling Whitebeard makin meluas, menghancurkan udara itu sendiri. Kedua kepal tangan Whitebeard membuat udara retak di sisi kiri dan kanan tubuhnya. Anggota marinir tersentak oleh pemandangan mengerikan itu.

Tiba-tiba, dalam keterkejutan para marinir, tanah perbatasan antara Marinford dan lautan mulai bergerak. Menggelembung ke atas. Tanah itu menghancurkan pertahanan pertama dari Marinford.

“Aaaarrrrhhhh!!!”
Laskar tentara yang berada paling depan berteriak ketakutan, melihat tanah yang makin menggembung, membentuk bola yang menembus lantai dari bawah. Srrrrruuuuuuuuu…. Tanah makin membesar, bagaikan bom dari Gaia.

“Ledakan apa itu?!” anggota marinir makin ketakutan menghadapi bahaya di hadapan mereka.
“Ada ledakan juga di sebelah sana!! Ini gawat sekali!”

Whitebeard tersenyum sinis.

————————————————————

“OK, Luffy. Aku berangkat duluan ya!”
“Yeah! Waktu aku berlayar tiga tahun depan, aku pasti akan jadi lebih kuat, Ace!”

Ace pun memulai petualangannya sebagai bajak laut.
Di perjalanannya, Ace mendirikan Spade Pirates. Monkey D. Garp, kakek Luffy, mendengar tentang ini.
“Anak itu! Beraninya dia menjadi seorang bajak laut!”

Kapal Ace terus berlayar. Berita tentang kemunculan Ace di dunia bajak laut terdengar oleh para marinir.
“Pak, itu lambang bajak laut yang belum pernah kita lihat sebelumnya!”
“Darimana asalnya?”
“Kita tidak punya latar belakang tentang dia. Tapi, walaupun dia hanyalah seorang pemula, dia punya kekuatan Buah Setan…!!”
——————————
Tak lama, Whitebeard pun mendengar tentang ketenaran Ace.
“Ada anak yang lumayan kuat di sini, di Grand Line. Huh, marinir mengajaknya untuk menjadi Shichibukai? Memangnya berapa umur anak ini?”

Whitebeard

—————————————-
“Kau ingin bertemu denganku?” kata Shank pada Ace, yang menemuinya di sebuah gunung es.
“Em, bukan itu maksudku.” jawab Ace “Adikku selalu bercerita tentangmu, orang yang menyelamatkan hidupnya. Dia berkata padaku untuk berterima kasih jika aku bertemu denganmu.”
“Kau… Luffy… Jadi dia punya seorang kakak?” Seru Shank senang. “Haha, terima kasih sudah datang kemari dan memberitahuku. Mari kita berpesta!”
—————————————-
“Hai, orang besar, aku ingin bertemu dengan orang yang bernama Whitebeard ini.” Teriak Ace kepada orang yang menghalangi langkahnya.
“Aku tidak akan mengijinkan anak berbahaya sepertimu bertemu dengannya. Aku memang bukan anggota bajak laut Whitebeard, tapi aku berhutang padanya. Karena itulah aku akan menghadapimu!!”
“Ace! Orang itu adalah Jimbei!!” teriak kru Ace, saat Ace maju untuk menghadapi orang di depannya.
—————
“Mereka sudah bertarung selama lima hari berturut-turut, tapi belum ada yang menang…!!” Teriak seorang kru Ace.
“Kalian berdua akan mati kalau teru melanjutkan ini! Ace!!”

Hari berlalu…

Whitebeard ada di atas kapalnya, menatap Ace dan anggota Spade Pirates yang berada di daratan di depannya dengan penuh kemarahan.
“Siapa di antara kalian yang mengatakan ingin membunuhku? Jika dia benar-benar ingin membunuhku, sekaranglah saatnya.”

Pertarungan antara Whitebeard melawan Ace dan anak buahnya tidak imbang. Semua anak buah Ace dapat dengan mudah dikalahkan oleh Whitebeard. Ace membakar sekelilingnya, memerangkap Whitebeard dan dirinya sendiri dalam lingkaran api yang tinggi. Membatasi area pertarungan dan jarak pandang Whitebeard, agar Whitebeard hanya dapat melihat menyerang Ace.

“Kapten! Apa yang kau lakukan?!”
“Kapten Ace!!” seorang dari mereka berseru keheranan.
“Kalian semua pergilah, cepat!!” sahut Ace di tengah-tengah kesakitannya.
“Apa? Kenapa kau menyuruh mereka lari? Pengecut…”
“KUMOHON! Biarkan mereka lari. Sebagai gantinya… Aku akan tetap diam di sini!”
“Kau adalah anak yang berani. Heh…” Tanpa ampun, Whitebeard menggunakan kekuatan Buah Setannya.

“AAAAAAAAAAHHHH!!!”
—–
—–
“Rupanya kau masih bisa berdiri setelah seranganku.”
“…”
“Sayang sekali kalau kau harus mati di sini.”
“…”
“Jadilah anakku.”
“JANGAN MEMPERMAINKANKU!!”

——————–

Kembali senyap. Camar berkoak di atas SS Moby Dick. Angin pagi itu menyentuh kulit Ace yang baru bangun dari pingsannya. Seorang yang tak dikenal menyapanya.
“Hai! Namaku Thatch. Aku komandan dari divisi 14. Jika kamu ingin jadi bagian dari kru kami, cobalah untuk lebih bersahabat.”
“DIAM!!!”
“Hahaha, kau susah sekali bangunnya. Oke, aku akan menceritakan apa yang terjadi setelah kau pingsan. Krumu membawamu kemari. Kami menghajar mereka, tapi tidak sampai mati. Sekarang mereka ada di kapal ini.”
Henig sejenak.
“Apa kau tidak apa-apa…” Ace mulai menenangkan dirinya, dia bertanya pada orang itu.
“Kenapa?”
“…kalau aku ada di atas kapal ini tanpa borgol atau pengawas yang menjagaku?”
“Hm?”

Begitulah, Ace dan anak buahnya tinggal di kapal Whitebeard. Ace masih punya dendam yang tersimpan pada Whitebeard, tapi entah kenapa ia tidak bisa melampiaskannya…
——————–
Malam hari, mengendap di kamar Whitebeard, Ace bersiap dengan pisau di tangannya.
“HEI! APA MAKSUDMU BERKELIARAN TENGAH MALAM BEGINI??!!” Whitebeard terjaga. Ingusnya pecah.
Braakkkk…. Ace terlempar keluar dengan keras. Whitebeard kembali terlelap.
(Kaya’ lagunya Mbah Surip, bangun tidur, tidur lagi…)
———-

Ombak memecah dinding kapal. Angin bertiup dengan iramanya. Matahari makin memanaskan dendam Ace yang sudah lama terpendam dalam hatinya. Ace mengendap lagi di belakang Whitebeard, mengayunkan kapak besar tepat ke arah leher orang tua itu. Sayangnya, Whitebeard tahu.
Byurrrr….
“Hei! Dia jatuh ke laut! Tolong dia! Dia tidak bisa berenang!”

———————————–
“Setiap hari dia mencoba. Dia berani sekali, ya?” anggota bajak laut orang tua itu saling bercerita tentang kenekatan Ace.
“Apakah dia sudah mencapai 100 kali?”
“Ya, mungkin.”
———————————–

“Kenapa kalian… memanggilnya Ayah?” Ace terduduk lesu di galangan kapal. Dia menyerah untuk berusaha melawan takdirnya.
“Karena dia memanggil kami anak.” jawab Thatch
“…”
“Kami orang-orang yang dibenci di seluruh dunia… Tapi, kami bahagia dia memanggil kami Anak.”
“…”
“Ngomong-ngomong, apa kau begitu serius ingin membunuhnya? Bukankah kau sendiri yang selama ini hampir terbunuh?”
“…”
“Ini saatnya mengambil keputusan, Ace. Apakah kau akan memakai lambang Whitebeard di punggungmu?”
————————————————–

Begitulah akhirnya, Ace mengambil sumpah setia kepada Whitebeard. Waktu berlalu, Ace pun mulai bisa menerima keadaannya yang sekarang. Dia dan anak buahnya mulai bergaul dengan kru Whitebeard. Tak lama, karena kemampuannya, Ace menjadi salah anak buah Whitebeard yang hebat. Peringkatnya terus menaik, hingga menjadi komandan divisi 2 di kapal Whitebeard. Kedatangan Ace di kapal Whitebeard membuat gentar para marinir, karena Ace melipatgandakan kekuatan pasukan Whitebeard.

—————————————-

“BIARKAN AKU MENGHAJARNYA!!!1)
“Sudahlah Ace!”

“AYAH! KUMOHON!!! IJINKAN AKU MEMBUNUHNYA!!! Thatch tidak akan beristirahat dengan tenang sebelum orang itu mendapatkan pembalasan yang setimpal!”

Semua terdiam. Beberapa masih memegangi tangan Ace, menahannya dari kemarahannya yang berkobar.
“KAU TAHU KAN? KITA TIDAK AKAN TINGGAL DIAM JIKA SALAH SEORANG ANTARA KITA TERBUNUH!!!”
“Untuk kali ini…”
“…” semua anak buah Whitebeard terdiam.
“…baiklah, Anakku. Balaskan dendamnya.”

———————————————————————————–

Di Marinford…
Ketegangan masih berlanjut. Ace berteriak dalam keputusasaan dan keletihannya. Borgol di tangannya membuat kekuatan Mera Mera tak berguna lagi.
“AYAH!! Teman-teman! Aku yang berkeras untuk pergi, walaupun kalian melarangku. Jadi…”
Whitebeard dan anak buahnya tertegun sejenak, menunggu kelanjutan ungkapan keputusasaan Ace.
“…KENAPA KALIAN TIDAK MENINGGALKANKU SAJA?! KESOMBONGANKU SENDIRI YANG MENGANTARKU KE TEMPAT INI!2)

“Tidak” Whitebeard angkat bicara, “Akulah orang yang menyuruhmu pergi, Anakku.”
“BOHONG!!”
“…” Whitebeard terdiam, memberi waktu pada Ace untuk berpikir jernih.
“JANGAN MEMPERMAINKANKU!! Kau menghentikanku pada waktu itu, tapi tetap saja, aku…”
“Aku yang menyuruhmu pergi, Ace… Benar kan, Marco?” Whitebeard menunggu jawaban dari salah seorang anak buah di belakangnya.”
“Ya, Ayah. Aku dengar sendiri waktu kau mengatakannya” jawab Marco tegas, “Kau membuat masalah saja, Ace.”
Ace tertunduk.
“Kau tahu kan…”
Marco mulai menyerukan kata-kata penyemangat di hadapan Ace, “…APA YANG AKAN TERJADI KALAU ADA YANG BERANI MENYENTUH KRU KAMI!! Kami tidak akan membiarkan orang yang melukaimu hidup, ACE!!! Tunggulah, kami akan menyelamatkanmu!”
Ace menahan tangisnya. Di tengah ketakutannya, dia menahan perasaan yang membuatnya kehabisan kata-kata. Teman-temannya adalah orang yang setia dan menganggap persahabatan lebih darihidup mereka sendiri. Ace menggigit bibirnya, membuat rasa sakit yang akan menghentikan air matanya keluar.

Teriakan Marco memecah suasana yang sejenak hening, “PERSIAPKAN DIRIMU! MARKAS MARINIR!!”

Drrrrrrrgggg…
Klonthang, klonthang….^^
Tanah kembali bergetar untuk kedua kalinya. Ketegangan antara bajak laut Whitebeard dengan marinir mulai memuncak lagi. Semua orang tertegun menghadapi suara gemuruh tanah dan laut yang terjadi saat ini.

Kelima anggota Shichibukai yang bersiap di depan Marinford pun tersentak dari kesiagaan mereka. “AAHHH!! gempa apa ini?” Moria merasa tak nyaman dengan suara yang keras di bawah kakinya.

“Gempa tengah laut yang Whitebeard buat… Sekarang telah menyebabkan tsunami yang menuju langsung ke arah kita!” Garp menyuruh marinir untuk bersiaga menghadapi tsunami di hadapan mereka.
“Dia adalah Manusia Gempa, yang makan buah Gura Gura. EDWARD NEWGATE, WHITEBEARD!!”

“Aaahhh, lihat! Tsunami raksasa!!” anggota marinir panik.

Admiral Sengoku berkata di tengah-tengah ketakutan para pasukannya, “JANGAN BERHARAP KITA DAPAT MENGALAHKANNYA DENGAN KEKUATAN MILITER YANG HANYA SEPERTI INI!”
Dia melanjutkan menambah ketegangan, “MUNGKIN KITALAH YANG AKAN MATI DI SINI… ORANG ITU… PUNYA KEMAMPUAN BAHKAN UNTUK MENGHANCURKAN DUNIA!!”

Perang dimulai, sekarang ketegangan antara 47 kapal yang dipimpin Moby Dick, melawan anggota marinir dari seluruh dunia yang bergabung dengan Shichibukai, berada pada puncaknya. Siapapun yang menang, siapapun yang kalah, era bajak laut akan menghadapi takdir terbesarnya di sini!!!

“SERAAAANG!!!”

Trivia

Sedikit tentang Whitebeard, yang aku ambil dari sini =)
1) Whitebeard punya senjata, kapak raksasa yang disebut Bisento.
2) Pada polling One Piece di Jepang, WB dapat urutan 43.
3) Sampai saat ini, dia adalah orang paling tua yang menjadi pengguna kekuatan Buah Setan.

Notes

*1) Marshall D. Teach (Blackbeard) membunuh Thatch untuk mendapatkan buah setan Yami Yami no Mi (Fruit of the Darkness), dan kemudian kabur.
Karena Thatch adalah orang yang berasal dari divisi yang sama dengan Ace (divisi 2), Ace berniat membalas dendam atas kematian Thatch dengan membunuh Teach. Namun Whitebeard melarang Ace, karena dia tahu Teach terlalu kuat untuk Ace. Tapi, Ace bersikeras. Akhirnya, Whitebeard mengijinkan Ace untuk membalas dendam pada Blackbeard.
Pertarungan Ace vs Blackbeard

Sayang, setelah pertarungan antara erang dan Gelap, Ace kalah. Itulah yang mengirimkan Ace ke Impel Down.

*2) Ace merujuk pada cerita *1)

5 thoughts on “One Piece 552”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s